Tampilkan postingan dengan label ulasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ulasan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Februari 2016

Ulasan Manga: Reimei no Arcana



Assalamu ‘Alaikum Wr. Wb.

Puji syukur ke hadirat Allah. Selawat dan salam kepada Rasulullah.
Apa kabar? Semoga hari-hari kalian selalu diberkahi oleh Allah, dan semoga kita semua selalu berada di jalan yang diridhoi-Nya. Amin.
Selalu dan selalu, dari awal fajar zaman, dunia selalu dan lagi meninggalkan kita. Bahkan ketika dunia meledak dalam tawa, beberapa dari kita ada yang meringis dalam luka.
Berpijaklah kau pada harapan
Bangkitlah tuk jumpa masa depan
Dunia tak kerap kau kuasa
Tegaklah langkah asa kau rasa
Kali ini saya mau membuat ulasan sebuah manga berjudul Reimei no Arcana. Ini dia deskripsi singkat mengenainya.
Judul                : Reimei no Arcana
Tipe                 : Manga, 13 jilid, 53 bab
Pengarang        : Rei Toma
Publikasi          : Monthly Cheese!, 24 Januari 2009 – 24 Juni 2013 (Jepang)
Tipe Genre       : Drama, Fantasi, Romansa, Shoujo, Tragedi
Sayang sangat sayang, manga ini sangat tidak terlalu terkenal. Popularitasnya begitu rendah. Padahal, manga ini mempunyai kisah tragis yang sangat indah. Popularitas memang benar-benar tidak mencerminkan kualitas. Apalah.
Langsung saja, kita menuju panggung utama kita.

Plot
Reimei no Arcana berlatar di sebuah dunia fantasi, dan menceritakan kisah dan cinta seorang putri bernama Nakaba. Terkisah dua buah kerajaan yang larut dalam perang berkepanjangan, yaitu Kerajaan Senan dan Kerajaan Belquat. Setelah diletihkan oleh perang yang tak ada habis-habisnya, kedua sisi sepakat membentuk perjanjian perdamaian. Sebagai simbol hubungan baik antara kedua sisi ini, sebuah pernikahan digelar antara keluarga kerajaan dari masing-masing sisi. Nakaba dari Senan, dinikahkan dengan seorang pangeran dari Belquat bernama Caesar.
Nakaba, sang gadis berambut merah, menjadi tawanan di negeri lain. Meski di luarnya baik Senan maupun Belquat membicarakan perdamaian, tapi di belakang mereka masih melancarkan kebencian kepada yang lain. Seorang Nakaba dikirim ke Belquat bukan untuk menjalani hidup baru yang bahagia dengan suami barunya, tetapi untuk jadi tawanan dan juga untuk dapat dimanfaatkan. Nakaba merasakan benci yang menusuk itu dari orang-orang di sekitarnya, bukan hanya karena dirinya adalah putri dari negeri musuh, tapi juga karena rambut merahnya yang sangat dibenci. Ya, warna rambut selain warna hitam dianggap warna yang kotor dan tidak pantas dimiliki anggota keluarga kerajaan. Hanya orang-orang biasa yang memiliki rambut berwarna selain hitam.
Perginya Nakaba ke Belquat ditemani oleh pelayannya yang setia, seorang ajin bernama Loki. Ajin adalah ras mirip manusia, tetapi memiliki ekor dan telinga mirip hewan tertentu. Para ajin berada di status sosial lebih rendah dari manusia, dan sering menjadi objek diskriminasi yang kejam. Memiliki ketangguhan fisik yang melebihi manusia, para ajin inilah yang menjadi pelayan bagi para manusia, dan yang bertarung di garis depan saat perang.
Nakaba, Caesar, dan Loki, ketiga insan ini tak elak hidup dalam kemelut politik yang rumit dan berbahaya. Ketiganya memiliki harapan dan perjuangannya masing-masing, dan ketiganya sama-sama mengidealkan kehidupan yang lebih baik. Pengecualian untuk Caesar, yang sepertinya tidak punya harapan dan perjuangannya sendiri. Ups, abaikan yang dicoret barusan ya, saya kayaknya kesambet waktu nulisnya.
Nah, jadi itulah kisah yang disodorkan Reimei no Arcana kepada kita. Kisah yang ditawarkan begitu indah dan menakjubkan. Tema dari kisah ini mengingatkan kepada kita untuk selalu menatap masa depan. Tidak semua hal bisa kita lakukan, dan tidak semua masalah bisa kita selesaikan. Meski begitu, kita harus terus menegakkan kepala dan melangkah ke depan, bahkan ketika kita dikhianati oleh seluruh dunia dan penyelewengan-penyelewengan di dalamnya.
Norma apa yang kita pilih? Apa kita akan menurut aliran dunia, meski kita tahu itu salah? Ataukah kita akan bangga dengan ketidakutuhan yang kita miliki?
Nakaba menghadapi pertanyaan ini, dan dia memilih. Bukan saja untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk orang-orang yang berharga dalam hidupnya. Nakaba memilih untuk bertindak, bukan hanya berdiam diri.
Dan dalam perjalanan penuh tantangan ini, Nakaba akan menyadari takdir pahit yang akan dialaminya. Akankah Nakaba mampu menolak nasib yang telah digariskan untuknya? Kalian akan bisa tahu jawabannya setelah membaca manga karya Rei Toma ini.
Plot manga ini sangat rapi dan apik. Semua plot tertutup dengan baik dan tidak berlubang. Semua kisah dan kejadian disajikan dan diurutkan dengan urutan yang masuk akal. Pengarang manga ini telah membuang rincian-rincian kecil tidak berguna, membuat plotnya menjadi begitu padat. Alur waktu dalam manga ini terasa sangat cepat, dikarenakan memang pengarang sengaja mengutamakan plot ketimbang hal-hal lain.
Manga ini menghadirkan romansa yang begitu manis. Itu wajar saja, karena memang manga ini ditujukan untuk pembaca kalangan wanita. Manga ini juga menawarkan kejutan-kejutan yang membuat kita ketagihan untuk membacanya. Ditambah humor-humor yang sejuk dan emosi-emosi yang dalam, manga ini akan menjadi kenangan tak terlupakan dalam benak kita yang membacanya.
Tema dan plot dalam manga ini berjalan berdampingan dan saling mendukung satu sama lain. Sulit untuk mencari celah dalam tema dan plot manga ini.
Untuk tema dan plot, saya beri nilai : 9,5.

Tokoh
Nakaba
Seorang putri dari Senan, yang dinikahkan dengan seorang pangeran dari Belquat sebagai bentuk ikatan perdamaian antara kedua buah kerajaan. Nakaba adalah seorang gadis yang memiliki tekad kuat dan prinsip tak tergoyahkan. Gadis ini berperan besar dalam hampir seluruh pengembangan plot, dan penokohannya sangat mencerminkan tema utama yang terkandung dalam kisah ini. Nakaba adalah pribadi yang kuat dan tegar, serta peduli terhadap nyeri dan penderitaan yang dirasa orang-orang di sekitarnya. Tokoh ini sangat menginspirasi, terutama untuk kaum hawa, agar peduli dan tidak berdiam diri.
Untuk Nakaba : 9,7.

Caesar
Pangeran dari Belquat yang dinikahkan dengan Nakaba. Orang ini pada awalnya sama seperti anggota keluarga kerajaan yang lain, sama dalam hal memandang rendah para ajin dan orang-orang yang berambut selain warna hitam. Kemudian perlahan-lahan dia mulai jatuh cinta kepada Nakaba dan ketegarannya. Orang ini sebenarnya sangat tidak berguna dalam pengembangan plot, dan penokohannya pun sangat minim. Sifatnya terlalu kekanak-kanakan, sangat tidak mencerminkan tema apapun dan tidak berguna sebagai konteks manapun. Tapi tentu saja, penokohannya yang lemah ini menjadikan penokohan Nakaba lebih mencolok dan kontras. Jadi, orang ini hanya berguna agar penokohan Nakaba lebih kuat.
Untuk Caesar : 4,9.

Loki
Membicarakan tokoh ini berarti mengungkap inti dari akhir kisah, serta bisa menjadi bocoran alur cerita kepada yang belum membaca manga ini. Karena itu, saya tidak akan berbicara banyak tentang tokoh ini. Hanya satu hal yang bisa saya bicarakan tentang Loki, yaitu dia adalah pelayan Nakaba yang sangat setia.
Untuk Loki : 9,6.

Penokohan tampaknya bukan fokus utama sang pengarang saat membuat kisah Reimei no Arcana ini. Terbukti, tokoh-tokoh selain Nakaba dan Loki mendapat jatah yang sangat sedikit dalam penokohannya. Tetapi masing-masing tokoh mempunyai perannya masing-masing, dan itu berguna secara keseluruhan dan dalam hubungannya dengan unsur-unsur yang lain dalam manga ini. Ada beberapa tokoh yang hadir singkat, tetapi meninggalkan panggung dengan cara yang indah. Beberapa tokoh yang lain tetap saja tidak berguna hingga akhir kisah. Tapi tetap saja, tidak ada yang tidak berguna kalau kita melihat ke keseluruhan. Secara garis besar, penokohan terkombinasikan dengan baik dengan plot.
Untuk tokoh dan penokohan : 8,6.

Lain-lain dan kesimpulan
Nilai utama dalam manga ini adalah dalam seni pelukisan. Beneran deh. Segalanya dalam manga ini digambar dengan sangat apik. Rincian-rincian gambarnya juga sangat tajam dan kontras. Bahkan bulu mata pun digambar dengan sangat detail. Penggunaan gradasi juga sangat lembut dan manis. Ditambah lagi, kalau diperhatikan baik-baik, setiap pelukisan mengandung makna tersembunyi yang sangat banyak.
Untuk pelukisan dan penggambaran : 9,8.

Secara keseluruhan manga ini menghadirkan kisah romansa yang sangat manis. Manga ini juga menghadirkan emosi yang dalam, yang sangat cocok dengan tema utama. Manga ini membuat kita peduli dan lebih mengerti, tentang derita orang-orang yang berbeda status sosialnya. Apalagi ketika kita sudah mencapai klimaks kisah manga ini, kita akan tersentak oleh kenyataan bahwa memang benar ada hal-hal yang tidak bisa kita lakukan, sekuat apapun kita berusaha.
Secara keseluruhan : 9,3.

Ada banyak hal yang saya pelajari dari membaca manga ini. Saya beruntung bisa menemukan permata indah nan langka seperti manga ini. Saya paham, bahwa manga ini memang tidak ditujukan untuk semua kalangan. Permata ini mungkin akan terasa sulit untuk diresap dan dicerna keindahan-keindahannya. Tapi itulah sastra. Sastra indah karena sastra memang sulit dicerna, dan dibutuhkan pemikiran dalam untuk bisa memahaminya.
Saya harap apa yang saya tulis ini menggugah keinginan kalian untuk mencicipi manga ini. Dan mudah-mudahan kita dapat berjumpa lagi di lain kesempatan. Insya Allah.

Wassalamu ‘Alaikum Wr. Wb.

Senin, 25 Januari 2016

Ulasan Anime: Akatsuki no Yona



Assalamu ‘Alaikum Wr. Wb.

Puji syukur ke hadirat Allah. Selawat dan salam kepada Rasulullah.
Saat harimu hampa, menulislah dengan hatimu agar bebanmu terlupa. Semua yang ada di dunia ini akan sirna, maka carilah biskuit agar tulisanmu bermakna.
Ketemu lagi. Sungai di ujung mata telah terbendung, namun adakalanya hati kita masihlah mendung. Seorang seniman akan melukis hatinya di balik karyanya, agar dunia tahu akan keletihan jiwanya.
Kali ini saya mau mengulas anime yang belum lama ini saya tonton. Anime ini berjudul Akatsuki no Yona. Silakan lihat deskripsi singkatnya.
Judul                           : Akatsuki no Yona
Tayang                        : TV 24 Episode; 7 Oktober 2014 – 24 Maret 2015 (Jepang)
Rumah Produksi          : Pierrot
Tipe Genre                  : Aksi, Fantasi, Komedi, Petualangan, Romansa
Halaman MAL            : http://myanimelist.net/anime/25013/Akatsuki_no_Yona
Anime ini diadaptasi dari manga dengan judul yang sama, karya Mizuho Kusanagi. Akatsuki no Yona berarti Yona sang Fajar, menceritakan seorang Putri bernama Yona dan segala kemelut yang dihadapinya. Langsung saja. Ini dia ulasannya.

Plot
Yona adalah seorang putri Kerajaan Kouka. Ayahnya, Raja Il, adalah raja yang mencintai kedamaian dan selalu menghindari konflik dengan negara-negara yang berbatasan dengan negaranya. Yona dibesarkan di lingkungan kastil yang damai, tanpa pernah mengalami kesusahan dan kesulitan sedikitpun dalam hidupnya.
Di ulang tahunnya yang ke-16, Yona mendapat kunjungan dari sepupu yang telah lama tidak ditemuinya, Su-won. Yona, Su-won, dan seorang pengawal Yona bernama Hak, adalah teman semasa kecil. Yona juga memendam cinta terhadap Su-won.
Hidup Yona yang tanpa beban ini tidak berlangsung selamanya, dan berakhir ketika orang yang dia cintai, Su-won, membunuh Raja dan mengatur kudeta atasnya. Yona diselamatkan oleh Hak, dan bersama dengannya, melarikan diri keluar dari kastil. Sementara itu, Su-won mengambil alih tahta dan dinobatkan sebagai Raja.
Yona segera menyadari bahwa dunia di luar istana tidak seindah kehidupan yang selama ini dia jalani. Harga yang harus ditebus untuk kedamaian dan ketenangan yang ada di dalam kastil, adalah nyawa dan air mata begitu banyak rakyat di seluruh Kerajaan Kouka. Yona belajar untuk menghargai setiap senyum yang datang kepadanya, dan bagaimana memelihara agar senyum itu terus menghiasi bibir setiap orang yang berharga baginya. Dengan melihat dunia, Yona tahu akan kelemahan dirinya.
Dan inilah petualangan Sang Fajar, Yona. Yona akan melihat banyak hal dan menghadapi banyak tantangan. Setiap tantangan akan menempa jiwanya agar lebih kuat, hingga hari di mana dirinya akan siap menghadapi dunia dan kemunafikan di dalamnya.
Dalam perjalanannya, Yona mempelajari legenda tentang empat prajurit naga yang melindungi Kerajaan Kouka pada masa awal pembentukannya. Yona memulai perjalanan mencari keempat naga, dengan harapan bisa meminjam kekuatan mereka.
Plot anime ini sangat padat di awal, kemudian semakin melonggar di tengah dan menjelang akhir. Saya melihatnya sebagai cara yang tidak biasa untuk menyajikan plot. Tapi, bisa jadi kelonggaran itu dimaksudkan untuk hal lain, misal untuk rangkaian plot yang lebih dalam di akhir nanti, atau sebagai konteks (sastra) untuk elemen lain pada jalinan cerita yang akan datang. Saya belum bisa pastikan, sebab 24 episode anime ini belum merangkai semua cerita. Mungkin akan ada kelanjutan sesi berikutnya dari anime ini.
Dari sisi plot, anime ini menawarkan keunikan dan ciri khasnya tersendiri. Jalinan plot dibalut dengan emosi yang kuat, sangat mempunyai efek yang besar kepada kita yang menontonnya. Plot sangat padat di seperempat paruh pertama di anime ini, dan berangsur-agsur melonggar hingga akhir. Beberapa jalinan plot dibuat dengan sangat cerdas, dan dicampurkan dengan sangat baik dengan elemen penokohan.
Untuk tema, saya belum bisa tentukan, karena memang anime ini kemungkinan masih belum selesai.
Plot : 8,7.

Tokoh
Yona
Sang Putri satu-satunya dari Sang Raja di Kerajaan Kouka, dan merupakan tokoh utama di serial ini. Sedari kecil Yona hidup dalam kemewahan dan tanpa mengenal beban, membuatnya sedikit banyak menjadi Putri yang manja. Tapi perubahan dan perkembangan pada kepribadiannya, setelah terusir dari kerajaannya, sangat besar. Perubahan dan perkembangan itu disajikan dan diceritakan dengan sangat apik. Di antara semua tokoh di anime ini, penokohan tokoh Yona adalah yang paling keren.
Untuk Yona, yang rambut merahnya menantang seluruh dunia : 9,6.

Hak
Teman masa kecil Yona, juga pengawal pribadi baginya. Sebagai salah satu jenderal di Kerajaan Kouka, Hak merupakan laki-laki dengan kemampuan tempur yang sangat hebat. Hak peduli dengan keselamatan Putri Yona, dan terkadang menunjukkan perasaan yang lebih dari sekedar sayang terhadap Sang Putri. Hak berkali-kali menyangkal perasaannya ini, dan memposisikan dirinya sebagai pelindung cinta antara Yona dan Su-won, dan akan selalu berada di luar lingkaran keduanya. Penokohan tokoh ini memiliki kedalaman di beberapa bagian tertentu, dan juga memiliki peran cukup besar di hampir keseluruhan cerita.
Hak : 8,1.

Su-won
Laki-laki murah senyum ini adalah sepupu dari Yona, dan segera menempati peran antagonis pada akhir episode pertama. Su-won memiliki bakat dalam pertempuran, serta mahir dalam strategi dan taktik perang. Perangainya yang terlalu baik dan agak sedikit nakal, menutupi skema yang direncanakan olehnya untuk mengambil alih tahta. Tokoh ini belum terlalu banyak berperan dalam pengembangan plot, dan juga belum begitu banyak digambarkan penokohannya. Tapi saya merasa dia akan menjadi tokoh yang berperan besar dan termasuk tokoh sentral pada bagian cerita yang akan datang. Malahan, saya punya firasat, orang ini akan menjadi pusat tragedi dalam anime ini.
Untuk Su-won : 7,8.

Untuk tokoh-tokoh yang lain, tidak ada yang berarti banyak dalam pengembangannya. Tokoh-tokoh yang lain memang menyenangkan dan penuh tawa, tapi tidak memberikan pengaruh besar kecuali hanya dalam kelancaran jalan cerita. Secara garis besar, plot tidak terpengaruh oleh kehadiran ataupun ketidakhadiran tokoh-tokoh yang lain selain ketiga tokoh di atas. Beberapa tokoh mungkin akan mendapat porsi besar di kemudian hari. Seperti halnya plot, tokoh dan penokohan saya rasa belum bisa dinilai secara murni objektif, mengingat serial anime ini mungkin belum selesai dan mungkin akan ada sesi kedua kelanjutan dari anime ini.
Tokoh dan penokohan : 8,2.

Lain-lain
Serial ini memiliki animasi yang bagus, dengan tokoh-tokoh yang dibuat lucu dan mengundang tawa. Beberapa adegan memiliki pesonanya tersendiri. Gambar latar dan pemandangan mempunyai efek estetika yang lembut, terutama gambar hutan dan langit.
Gambar dan animasi : 8,6.
Tidak banyak hal yang menarik untuk musik dan suara. Saya menyukai musik pembuka yang pertama pada anime ini, juga beberapa musik latar di beberapa episode di awal. Selain itu, musik dan suara memiliki nilai hanya sedikit di atas rata-rata.
Musik dan suara : 7,8.

Kesimpulan
Saya sangat menikmati menonton serial anime ini. Plotnya sangat menarik, meski memiliki lubang di  beberapa tempat. Tapi saya rasa, lubang-lubang ini akan tertambal ketika kita menonton kelanjutannya nanti. Saya sangat mengharapkan kelanjutannya.
Untuk keseluruhan dari kenikmatan yang kita dapat : 8,4.

Kata-kata sama sekali tidak mewakili kebenaran. Kebenaran ada di pikiran, tidak dapat disampaikan secara utuh melalui lisan ataupun tulisan. Yang saya tulis tidak benar-benar serupa dengan hal yang sebenarnya. Saya hanya menulis untuk mengundang ketertarikan kalian kepada apa yang saya ulas. Kalian sendiri yang secara utuh dapat menilai bagus tidaknya anime ini setelah selesai menontonnya.
Semoga bermanfaat. Kita akan berjumpa lagi ketika Allah mengizinkan, insya Allah.

Wassalamu ‘Alaikum Wr. Wb.

Rabu, 23 Desember 2015

Ulasan Anime: Phantom: Requiem for the Phantom



Assalamu ‘Alaikum Wr. Wb.

Puji syukur ke hadirat Allah. Selawat dan salam kepada Rasulullah.
Apa kabar? Sudah lama saya tidak menulis. Kali ini saya ingin berbincang mengenai anime yang sangat saya suka, Phantom: Requiem for the Phantom. Kita tengok dulu deskripsi singkat tentang anime ini.
Judul                           : Phantom: Requiem for the Phantom
Tayang                        : TV 26 Episode; 2 April 2009 – 24 September 2009 (di Jepang sana)
Rumah Produksi          : Bee Train
Tipe Genre                  : Aksi, Drama, Romansa, Thriller, Tragedi
Anime ini diadaptasi dari game visual novel berjudul Phantom of Inferno. Coba deh lihat tanggal penayangannya, anime ini udah lumayan lama. Saya sendiri bukan baru-baru nonton anime ini, cuma baru dapat kesempatan buat menulis ulasannya. Ya sudah, yuk kita mulai ulasannya.

Plot
Phantom: Requiem for the Phantom menceritakan seorang pemuda, yang dikarenakan suatu keadaan, dipaksa dan dituntut untuk menjadi seorang pembunuh. Pemuda itu dicuci otaknya, dan diberi identitas baru bernama Zwei. Akhirnya, mulai detik itu Zwei masuk ke kehidupan yang keras dan beringas, kehidupan mafia di mana yang kuat memakan yang lemah.
Dasar yang bagus kan, untuk sebuah anime bertemakan aksi. Tapi jangan salah, tema utama di Phantom bukanlah aksi, dan anime ini juga tidak melulu aksi. Juga, bagi yang berharap akan ada pembunuhan dan pembantaian brutal, siap-siap kecewa. Di anime ini, hampir tidak ada darah. Sebagian besar pembunuhan yang hadir pun tidak disorot langsung. Tapi tetap mengandung beberapa hal yang tak patut ditonton anak-anak. Anime ini bisa dibilang, ditujukan untuk kalangan tiga belas tahun ke atas.
Kok jadi ngalor ngidul? Yuk lanjut.
Singkat cerita, Zwei resmi menjadi pembunuh dari sebuah organisasi multimafia bernama Inferno. Inferno bertujuan menyatukan dunia bawah tanah di bawah satu bendera, di bawah kekuasaan Inferno. Untuk menggapai tujuannya, Inferno menggunakan cara-cara yang kotor dan licik. Mereka punya aset yang kuat, seorang pembunuh yang dijuluki Phantom.
Dunia dalam ruang lingkup mafia adalah dunia yang kejam dan berbahaya, di mana bunuh-membunuh adalah makanan sehari-hari mereka yang duduk di singgasana pemafiaan. Dengan menggunakan jasa sang Phantom, Inferno mampu menjegal dan melumat setiap pesaingnya di dunia mafia. Sang Phantom adalah julukan bagi gadis muda bernama Ein.
Setelah mendapat nama barunya, Zwei dipekerjakan untuk mendampingi sang Phantom dalam misi-misi pembunuhannya. Zwei dan Ein melaksanakan pembunuhan-pembunuhan yang sangat tidak manusiawi. Mereka menjebak, mengecoh, menipu, mengadu domba, menghancurkan; semua mereka kerjakan dengan patuh atas perintah atasan-atasan mereka di Inferno.
Anime ini mengusung tema moral dan nilai yang dipegang hampir seluruh manusia. Keinginan untuk hidup tidak bisa digunakan untuk membenarkan perbuatan salah. Dilema yang dihadapi oleh para pembunuh adalah perasaan bersalah akan dosa yang terus menumpuk dan akhirnya menggergoti jiwa mereka. Ini juga yang dialami oleh Zwei, sang tokoh utama serial Phantom. Dengan membunuh, dia melubangi jiwanya sendiri. Dan perjalanannya untuk menemukan jati dirinya adalah perjalanan penuh tantangan, di mana dia harus rela sakit dan kehilangan banyak hal.
Menonton Phantom akan menguras emosi kita habis-habisan. Ada banyak kejutan di dalamnya. Konflik yang dalam, skema yang rumit, penuh lika-liku dan belokan; semua menambah momentum keasyikan kita saat menontonnya. Kita bakalan dibuat terus haus akan kelanjutan episodenya. Ceritanya juga lumayan menghibur, juga membuat kita melek akan banyak sisi kehidupan. Phantom menghadirkan sarana bagi kita untuk bisa melihat lain dari yang biasanya kita melihat.
Cerita dan plotnya sangat luar biasa, juga mengusung tema yang indah dan menawan.
Plot : 9,4.

Tokoh
Zwei
Sang tokoh utama. Dari dialah hampir seluruh sudut pandang disajikan. Kehidupan pemuda ini berubah sejak dia diberi nama baru Zwei. Dia terus berjuang menghadapi kemelut di sekitarnya, sambil terus mencari makna hidup. Tidak begitu banyak penggambaran mengenai jati dirinya, hanya di beberapa kesempatan yang menunjukkan dia orang yang peduli. Dia bukan tokoh yang unik, tapi tidak juga sangat biasa. Dia juga disuarakan dengan baik oleh pengisi suaranya, jadi bisa dibilang kita menikmati adegan yang mengikutsertakan dirinya.
Untuk penokohan tokoh Zwei, saya beri nilai : 8,2.

Ein
Pembunuh di Inferno yang diberi julukan Phantom. Layaknya Zwei, Ein juga adalah korban manipulasi ingatan dan identitas. Dia digambarkan seperti boneka yang dikendalikan oleh tuannya. Untuk penggambaran, dia adalah tokoh yang lebih statis dari Zwei. Juga, kita tidak banyak diberi kesempatan untuk melihat berbagai sifat dari tokoh ini. Penggambaran tokoh yang serba minimal itulah yang membuatnya paling tidak menarik penokohannya menurut pandangan saya.
Nilai untuk Ein : 6,9.

Cal Devens
Tokoh ini muncul setelah agak di pertengahan. Saya sempat bimbang, antara memasukkan dia ke dalam ulasan atau tidak. Dan, saya coba untuk mengulasnya sedikit.
Setelah kematian kakaknya, Cal dipungut oleh Zwei. Lalu, Cal meminta Zwei untuk membalaskan dendam kakaknya. Cal digambarkan dengan sangat manis, mengingatkan kita kalau punya adik perempuan seumurnya. Kita juga banyak disajikan sifat-sifat dan karakteristik tokoh Cal, menjadikannya tokoh yang paling dominan dan paling signifikan penggambarannya. Pengisi suaranya juga memainkan peranannya dengan sangat menakjubkan. Cal menurut pendapat saya, adalah tokoh yang paling menarik.
Untuk Cal, dan air mata yang tercecer karenanya : 9,0.

Secara keseluruhan, tokoh dan penokohan di Phantom sangat menarik. Tiap tokoh memiliki keunikan masing-masing. Penggambaran tokoh terkadang sangat intensif. Kita dibuat bersimpati terhadap beberapa orang tokoh utama, juga terhadap sifat dan tindakan yang mereka lakukan. Kita dibuat paham, atas dasar apa mereka berbuat apa yang mereka perbuat, meski sebenarnya perbuatan yang mereka lakukan itu kurang baik atau tercela.
Ini bukan berarti penokohan sangatlah bagus. Kita tidak mendapatkan tokoh yang unik dan lain daripada tokoh di serial yang lain. Beberapa tokoh, meskipun termasuk tokoh yang penting peranannya, tidak berpengaruh besar terhadap pengembangan plot. Dalam arti, ada beberapa tokoh, yang bisa ditiadakan atau diganti perannya dengan tokoh lain, dan plot tidak akan berubah secara signifikan.
Jadi, untuk tokoh secara keseluruhan, saya beri nilai : 8,5.

Lain-lain
Saya sangat menikmati adegan-adegan aksi yang disajikan di anime ini. Animasinya sangat bagus dan begitu mengalir. Gambar latar juga mendukung setiap adegan dan emosi yang disajikan. Juga, seperti saya singgung sebelumnya, anime ini ditujukan untuk kalangan tiga belas tahun ke atas. Gambar dan animasinya tidak mengandung kekerasan dan pornografi, tapi tetap menampilkan romansa yang kental untuk penonton yang lebih tua.
Untuk gambar dan animasi : 8,4.
Phantom juga mengusung musik dan suara yang membuat kita terharu di satu saat, dan bersemangat di saat yang lain. Beberapa musik latar disajikan dengan sangat pas dan cocok dengan adegan yang sedang berlangsung. Saya masih sering mendengarkan beberapa buah soundtrack-nya, menyetelnya sebagai nada alarm atau nada dering.
Untuk musik dan suara : 8,9.

Kesimpulan
Anime ini sangat layak untuk ditonton. Cocok untuk ditonton sendiri ataupun bersama teman. Anime ini membuat kita memaknai kehidupan dengan lebih serius, melihat hal yang biasanya terlewat oleh kita, dan bersyukur atas apa yang kita miliki. Anime ini tak hanya rumit dan kompleks dari segi plot dan cerita, tapi juga rumit dari segi emosi yang ditawarkannya. Begitu banyak makna yang terkandung dalam satu adegan, juga tiap unsur dan adegan mendukung unsur dan adegan lain secara fungsional. Tiap unsur menjadi kesatuan dengan unsur yang lain menjadi satu kesatuan yang utuh dan tak tergantikan. Meski tak bisa dipungkiri, ada beberapa unsur yang keberadaannya tidak terlalu penting dan dapat ditiadakan. Meski begitu, anime ini layak dapat tempat di hati para pembaca. Waktu kita tidak akan terbuang percuma dengan menonton anime ini, karena kita akan menjadi manusia yang baru setelah menontonnya.
Untuk keseluruhan, anime ini saya beri nilai : 9,2.
Phantom: Requiem for the Phantom memiliki reputasi yang tidak lumayan bagus. Banyak orang yang menilai anime ini dengan sangat rendah. Saya tidak mengatakan pantas atau tidaknya kita menilai anime ini dengan sangat rendah. Kita hanya harus melihat lebih dalam, melihat makna di balik makna, untuk menemukan keindahan yang luar biasa yang ditawarkan serial Phantom ini.
Untuk itu, jikalau saya diberi kesempatan umur dan waktu, insya Allah, saya akan menulis tentang analisis anime ini dari sisi kesusastraan dan estetikanya.
Sekian untuk kali ini, semoga bisa bermanfaat.

Wassalamu ‘Alaikum Wr. Wb.